10 Langkah Mudah Instalasi Sistem Operasi Linux Ubuntu

Bagi pembaca yang kesulitan untuk memulai menggunakan Linux khususnya Ubuntu, dapat menyimak tutorial yang saya share di postingan pada kesempatan kali ini. Hal pertama kali sebelum menggunakan sistem operasinya adalah tentunya dengan melalui proses instalasi sistem operasi terlebih dahulu.

Instalasi sistem operasi sering kali dianggap sulit oleh sebagian besar pengguna komputer pemula. Padahal inilah hal paling dasar untuk dapat menggunakan komputer. Instalasi sistem operasi adalah pekerjaan yang tidak terlalu sulit, meskipun itu dilakukan oleh seorang pengguna komputer pemula. Asal saja dalam etika instalasi sistem operasi, harus sangat memperhatikan proses backup data. Backup data adalah hal penting yang tidak boleh diabaikan.

Langkah-Langkah Instalasi Ubuntu Desktop

Pada tutorial kali ini, penulis anggap pembaca sudah melalui tahap burning file ISO ke flashdisk. Jika belum, pembaca dapat mengikuti tutorial Cara Mudah Membuat Bootable USB Drive Sistem Operasi Ubuntu Desktop.

Disini hanya akan dijabarkan mengenai langkah-langkah instalasi ketika sudah memasuki sesi booting live cd.

Berikut 10 langkah mudah instalasi sistem operasi Linux Ubuntu yang dapat pembaca simak :

1. Pilih Install Ubuntu


Ketika memasuki tampilan Try Ubuntu dan Install Ubuntu, pilih install Ubuntu.
pilih menu install ubuntu
Pilih Install Ubuntu

2. Klik Continue


Pada tahap kedua ini pembaca dapat mencontreng (check) "Download updates while installing" dan "Install third-party software", jika komputer terhubung dengan jaringan internet dengan kecepatan diatas rata-rata. Karena kemungkinan file yang di download berukuran besar. Jika kecepatan koneksi Internet lambat, maka proses instalasi juga akan berjalan sangat lama.

Namun jika tidak terhubung dengan jaringan internet, maka tidak perlu di-check. Ikuti seperti  gambar.
klik continue untuk melanjutkan instalasi
klik Continue

3. Pilih "Something Else"

Di tahap ketiga ini akan terdeteksi sistem operasi yang telah terinstall di komputer tersebut. Namun, pada kesempatan kali ini, penulis menggunakan virtual machine dengan harddisk yang kosong (belum terinstall OS). 

Sebenarnya instalasi dapat langsung dilakukan dengan memilih "Erase disk and install Ubuntu", namun disini penulis memilih "something else" untuk menentukan sendiri partisi-partisi yang akan dibuat. 

"Something else" juga dapat digunakan ketika hendak melakukan dual boot dengan sistem operasi lain.
gunakan pilihan something else
pilih Something Else

4. New Partition Table

Kemudian selanjutnya ada dua kondisi seperti yang disebutkan di langkah sebelumnya. Yang pertama, komputer dalam kondisi kosong tanpa sistem operasi. Dan yang kedua komputer sudah disiapkan partisi kosong untuk instalasi Ubuntu dengan tujuan dual boot dengan sistem operasi lain, atau hendak install ulang fresh.

Dalam tutorial ini, komputer diibaratkan masih belum diinstall sistem operasi. Maka dari itu, di langkah ini klik new partition label dan kemudian pilih continue, maka kemudian akan muncul "unallocated" dengan full free space di harddisk.

Perhatian : Lewati langkah ini jika komputer berada dalam kondisi sudah terinstall sistem operasi lain (hendak dual boot).
klik new partition table
New partition table...
klik continue
continue

5. Buat Partisi Swap, Root, dan Home

Selanjutnya adalah membuat partisi untuk swap, root, dan home. Ini adalah penentuan partisi standar. Artinya sebenarnya dapat dibuat partisi lain, namun yang paling penting adalah 3 partisi ini.

Swap biasanya memiliki size 2 kali RAM (read access memory). Misalnya RAM 512MB, maka Swap diatur 1GB, dan begitu seterusnya. Partisi root menyimpan file system, file boot, dan file-file penting lainnya yang berkaitan dengan system. Sedangkan home adalah tempat menyimpan file umum si pengguna, seperti Pictures, Videos, Downloads, Documents, dan Music.

Klik tanda plus yang ada di sebelah kiri bawah, dan kemudian mulai dengan membuat partisi untuk Swap, kemudian ulangi lagi dan buat untuk root (/), dan terakhir untuk home (/home). Ikuti seperti gambar berikut, namun pembaca bisa mengatur kapasitas partisi sesuai yang dikehendaki.
klik tombol plus
klik tombol plus
tentukan partisi untuk swap
partisi untuk SWAP
tentukan partisi untuk root
partisi untuk root
tentukan partisi untuk home
partisi untuk home

6. Pilih Install Now

Jika semua partisi telah selesai diatur maka selanjutnya adalah klik tombol Install Now, sebelah kanan bawah.
klik tombol Install Now
klik Install Now

7. Pilih Keyboard Layout

Lalu akan muncul pilihan konfigurasi keyboard layout. Untuk default gunakan seperti pada gambar yaitu English (US), lalu klik continue.
pilih keyboard layout English (US)
Pilih English (US)

8. Masukan Lokasi

Masukan lokasi saat ini, klik continue.
masukan lokasi saat ini
Masukan lokasi

9. Nama dan Password

Selanjutnya masukan nama, nama komputer, username, dan password. Password ini adalah juga merupakan password root yang nantinya akan digunakan untuk verifikasi sebelum instalasi software, mengubah konfigurasi system, dan semua aktifitas yang membutuhkan kewenangan root. Kemudian klik continue.
masukan nama dan password root
Masukan nama dan password

10.  Restart Komputer

Setelah itu, maka proses intalasi akan berjalan, proses ini tidak terlalu membutuhkan waktu yang lama (mungkin sekitar 5-15 menit). Ketika proses tersebut selesai, komputer harus di restart dan kemudian akan muncul booting sistem operasi Ubuntu. Atau akan muncul pilihan boot jika melakukan dual boot.
Klik Restart Now
Restart Now

Itu adalah 10 langkah mudah instalasi sistem operasi linux Ubuntu yang dapat pembaca ikuti. Langkah-langkah diatas adalah langkah standar yang biasa penulis lakukan. Jika ada kesulitan silakan coba untuk menghubungi penulis melalui fasilitas contact us.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.